Nenog Nobin, Jejak Kaki Neon Gali di Amfoang
Nenog nobin merupakan sebutan untuk sebuah batu berukuran sekira 60×40 cm yang terletak di sebuah padang rumput luas di daerah Haulelab (Bakuin lama, Amfoang Utara,Kupang, NTT).
Dulunya tempat tersebut merupakan pemukiman warga, bahkan letak batu 'Nenog nobin' berada tak jauh dari lokasi SR (Sekolah Rakyat) Bakuin. Pada tahun 1966 para warga bermigrasi dan menetap di pesisir pantai.
Sekilas batu tersebut terlihat seperti batu pada umumnya, namun batu ini mempunyai keunikan tersendiri. Di atas permukaan batu tersebut terdapat telapak kaki manusia dan hewan peliharaannya yakni anjing dan kuda. Ukuran tapak kaki tersebut mirip seperti telapak kaki manusia pada umumnya. Masyarakat setempat meyakini bahwa tapak kaki tersebut merupakan jejak telapak kaki milik Neon Gali.
Batu tersebut sudah ada sejak dahulu. Tak ada yang mengetahui secara jelas asal-usul batu tersebut, namun ada sebuah cerita yang sangat populer dikalangan masyarakat setempat mengenai 'Neon Gali a'su Nenog'. Kisah tersebut diceritakan bahwa Neon Gali adalah makhluk yang memisahkan daratan dan angkasa, karena saat itu angkasa dan daratan menyatu.
"Ne Nenog" adalah julukan yang diberikan masyarakat setempat untuk Neon Gali. Dalam pikiran penduduk sekitar mereka meyakini bahwa Neon Gali adalah tuhan.
Sebenarnya selain di Haulelab, sesuai cerita yang saya dapatkan, masih terdapat bekas jejak tapak kaki Neon Gali di beberapa tempat lain di Amfoang. Di Kali Bon'po (Kecamatan Amfoamg Barat Laut, Kupang, NTT) juga terdapat tapak kaki kiri yang dipercayai sebagai tapak kaki milik Neon Gali juga sebab di atas permukaan batu tersebut terdapat juga tapak kaki anjing dan kuda. Sedangkan di daerah Neke Penug, Desa Fatunaus, Kecamatan Amfoang Utara terdapat juga jejak kaki kanan Neon Gali, bersama hewan peliharaannya yang menunjukkan seolah mereka berjalan menuju arah Timur.
Hingga kini, sesuai mitos yang berkembang, saat musim penghujan akan terdengar suara gonggongan anjing misterius di angkasa ketika hari menjelang malam. Suara gonggongan anjing tersebut katanya merupakan suara dari 'Asu Nenog' (Anjing peliharaan milik Neon Gali).
Suara gonggonang tersebut katanya digunakan untuk memprediksi apakah hujan akan berakhir atau hujan akan bertambah.
"Kalo asu nenog an nause nako nenog saen noi nenog tesan nane lof hen ul. A kalo nako nenog tesan noi neno saet nane ulan he nakson." Ucap salah seorang tua di wilayah tersebut, yang artinya jika Asu Nenog menggongong dari arah Timur ke Barat merupakan pertanda bahwa hujan akan segera turun, lain halnya jika Asu Nenog menggongong dari Arah Barat ke ufuk Timur maka hal itu akan menjadi sebuah pertanda bahwa musim hujan akan segera berakhir.
Demikian keberadaan Nenong Nobin dan mitos yang berkaitan dengannya.
Oleh: Zhindi Klali, Kelas X SMAN 1 Amfoang Utara.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Perpisahan dengan Masa Putih Abu-abu
Butuh waktu untuk aku dapat menerima perpisahan yang kami alami beberapa hari yang lalu. Kelulusan merupakan sesuatu yang aku impikan sejak awal namun hari itu dengan berat hati aku kel
KPU Kabupaten Kupang Sosialisasi di SMAN 1 Amfoang Utara
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula untuk Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 di SMAN 1 Amfoang Utara, Kecamatan Amfoang Ut
SMA NEGERI 1 AMFOANG UTARA MELAKSANAKAN IBADAH BERSAMA
Pada Sabtu (24/09/2022) beberapa hari yang lalu,SMA NEGERI 1 AMFOANG UTARA kembali melaksanakan Ibadah bersama dengan tema "Siapa Saya Di Dalam TUhan". Ibadah kali ni merupakan Ibadah p
Ayah, Kau Tidak Nyata
Ayah?Ohh aku lupaKau hanya mimpi tiada nyataBayangmu hanya ilusi mataKarena sebenarnya Kau tak pernah ada Dewasa kujalani sendiriDi temani sesosok wanita kuatTanpa sosok laki-laki ya
Kita menutup kisah
Secepat inikah pertemuan kita?Aku yang selalu memeluk erat namamu padaNyaKini hanya mampu mengikhlaskanAku yang dulu menjadi tempatmu bersandarMerekatkan cerita dalam ingatanKini hanyal
Upacara Pelantikan OSIS SMA Negeri 1 Amfoang Utara Tahun Pelajaran 2022/2023
Setelah pemilihan Ketua dan wakil OSIS yang dilaksanakan pada 07 September lalu, dalam upacara bendera senin, 19 september kemarin, Kepala SMA Negeri 1 Amfoang Utara melantik pengurus O
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 1 Amfoang Utara Tahun Pelajaran 2022/2023 berlangsung secara LUBER dan JURDIL
Demokrasi adalah bentuk pemerintahan dimana semua warga negaranya memiliki hak yang sama untuk pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Pada tahun ini SMA Negeri 1 Amfoa
Pisah Sambut Kepala SMAN 1 Amfoang Utara
Pada senin, 17 januari 2021 kemarin, SMA NEGERI 1 AMFOANG UTARA melakukan kegiatan "Pisah Sambut" atau yang dikenal dengan serah terima kepala sekolah baru. Serah terima ini dilaksanaka
SMAN 1 Amfoang Utara Gelar Upacara Peringati Hari Guru Nasional
Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, warga SMA Negeri 1 Amfoang Utara mengadakan upacara tatap muka pada Kamis (25/11/2021) pagi bertempat di halaman sekolah, sebagai tanda uca
SMAN 1 Amfoang Utara Gelar Ibadat Umum
Pada sabtu (20/11/2021) beberapa hari lalu, SMAN 1 Amfoang Utara mengadakan ibadat umum di sekolah. Betempat di ruangan kelas 10 Mia 1 kegiatan ini berlangsung, dihadiri oleh seluruh wa