• SMA NEGERI 1 AMFOANG UTARA
  • Sekolah Untuk Memiliki Kesadaran Kritis

Gadget Telah Mengubah Duniaku

Kristin adalah seorang siswa kelas 10, kedua orang tuanya pergi sejak Ia kecil. Ibunya pergi merantau di tanah orang. Ia diasuh dan di besarkan oleh Kakek dan Neneknya Di Desa Panu Lu'at sebuah Desa terpencil yang jauh dari keramaian kota.

Mereka hidup sederhana apa adanya, namun tetap bahagia. Kristin tumbuh menjadi anak Desa yang baik berkat didikan Kakek dan Neneknya. Ia menjadi anak yang pandai dan selalu menjadi yang terbaik di sekolah.

Zhindi Klali, Penulis. Saat ini duduk di bangku Kelas X MIA 2 SMAN 1 Amfoang Utara

Zhindi Klali, Penulis. Saat ini duduk di bangku Kelas X MIA 2 SMAN 1 Amfoang Utara.

 

Suatu hari Ibunya Kristin membelikan sebuah gadget android sebagai hadiah karena telah menjadi juara pertama di sebuah lomba membuat puisi tingkat Kabupaten. Betapa gembira dan bahagianya Si Kristin mendapat hadiah dari Sang Ibu, selama ini Kristin hanya bisa melihat gadget milik teman-temannya saja, tetapi sekarang Ia sudah bisa menggunakan gadget miliknya sendiri tanpa harus meminjam gadget milik orang lain.

"Nenek!! Lihat aku mendapat hadiah dari Ibu." Ucap Kristin memamerkan gadget pemberian Sang Ibu kepada Neneknya


"Apa hadiah yang di berikan ibumu?" Tanya Nenek yang melihat Kristin memegang sebuah kotak persegi


"Ini gadget Nek, kita bisa menggunakannya untuk berkomunikasi dengan Ibu, kita juga bisa mendapat banyak informasi selagi kita menggunakannya dengan baik." Kristin menjelaskan dengan seksama. Karena Neneknya tidak begitu paham dengan gadget


"Ohhh itu gunanya yah. Sudah minta Terima kasih belum sama Ibu?" Seru Neneknya yang terlihat sibuk menjahit kainnya yang sobek.


"Sudah Nek, kan Nenek selalu mengatakan agar jangan lupa mengucapkan Terima Kasih saat di beri sesuatu." Sambung Kristin yang terus memandang gadget barunya itu.


"Nenek senang karena kamu selalu ingat nasehat nenek. Sekarang kamu mendapatkan apa yang selama ini kamu impikan tapi ingat pesan Nenek, kamu harus tetap jadi yang terbaik. Jangan lupa pada tujuanmu, jadikan hadiah itu sebagai pembakar semangatmu, Nak." Nasehat Neneknya sambil memandang wajah bahagia Cucu kesayangannya itu.

Namun di balik kebahagiaannya Ia tidak tau kalau gadget itu sebenarnya akan merusak masa depannya sendiri. Kristin yang dulunya selalu menjadi nomor satu di sekolah kini menjadi siswa yang malas dan tidak begitu tekun lagi belajar. Ia yang dulunya saat ulangan kenaikan kelas bisa mendapatkan nilai 100 kini hanya bisa mendapatkan nilai 70 saja.


"Kristin kamu punya masalah apa sebenarnya? Kenapa akhir-akhir ini nilai kamu menurun? Saya heran sama sikap kamu yang terkadang melamun di kelas." Tanya Bu Yanti seorang guru Bahasa Indonesia di sekolahnya Kristin sekarang.


Begitulah pertanyaan yang keluar dari mulut para guru dan teman-teman lainnya karena melihat Kristin yang prestasinya semakin menurun. Akhirnya Kristin sadar bahwa gadgetlah yang telah membuatnya lupa waktu, pengaruh gadget telah membuat semangat belajar dan semangat untuk meraih prestasinya menjadi pudar.

Berusaha untuk memperbaiki, tetapi semuanya sudah terlambat. Kristin memutuskan untuk keluar dari zona nyaman dan mulai fokus belajar, tetapi otaknya tidak setajam dulu lagi, susah untuk Ia mengingat kembali pelajaran yang gurunya berikan di sekolah.

Kristin yang dulunya senang sekali mengisi waktu luangnya dengan membaca buku, mengarang cerita-cerita pendek atau hanya sekedar menyalurkan bakatnya melalui karangan-karangannya kini Ia menjadi susah sekali menjauhkan gadget dari sisinya. Saat Ia sendiri Ia merindukan masa di mana Ia belum memiliki gadget dan belum mengenal medsos.


"Bahagianya hidupku tanpa gadget." Seru Kristin termenung menyesali kesalahannya. Tapi apa boleh di kata sekarang Ia tergantung pada gadget. Ia bingung harus bagaimana? Semua janji saat Ia belum memilik gadget hilang seketika. Ia yang dulunya berjanji bahwa saat memiliki gadget Ia akan mengumpulkan banyak informasi penting agar tidak ketinggalan informasi, kini hilang seketika Ia mengenal media sosial.


"Seandainya dulu saya pandai mengatur waktu dan tidak menghabiskan waktu pada gadget pasti sekarang saya menjadi anak kesayangan para guru di sekolah, tapi sekarang semua kepercayaan para guru telahku sia-siakan" Kristin bergumam sendiri dan menyesali semua sikapnya.

Tapi terlambatlah sudah semuanya, kini Kristin hanya bisa berharap agar bisa memperbaiki semua sikap buruknya saja dan kembali menjadi yang terbaik agar Ia dapat menggapai cita-citanya dan membahagiakan orang yang membesarkannya.

 

Oleh: Zhindi Klali, Kelas X MIA 2 SMAN 1 Amfoang Utara.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Perpisahan dengan Masa Putih Abu-abu

Butuh waktu untuk aku dapat menerima perpisahan yang kami alami beberapa hari yang lalu. Kelulusan merupakan sesuatu yang aku impikan sejak awal namun hari itu dengan berat hati aku kel

11/05/2024 13:29 - Oleh SmansaAmfut - Dilihat 3381 kali
KPU Kabupaten Kupang Sosialisasi di SMAN 1 Amfoang Utara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula untuk Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 di SMAN 1 Amfoang Utara, Kecamatan Amfoang Ut

02/09/2023 16:30 - Oleh SmansaAmfut - Dilihat 570 kali
SMA NEGERI 1 AMFOANG UTARA MELAKSANAKAN IBADAH BERSAMA

Pada Sabtu (24/09/2022) beberapa hari yang lalu,SMA NEGERI 1 AMFOANG UTARA kembali melaksanakan Ibadah bersama dengan tema "Siapa Saya Di Dalam TUhan". Ibadah kali ni merupakan Ibadah p

28/09/2022 10:47 - Oleh SmansaAmfut - Dilihat 524 kali
Ayah, Kau Tidak Nyata

Ayah?Ohh aku lupaKau hanya mimpi tiada nyataBayangmu hanya ilusi mataKarena sebenarnya Kau tak pernah ada Dewasa kujalani sendiriDi temani sesosok wanita kuatTanpa sosok laki-laki ya

21/09/2022 10:55 - Oleh SmansaAmfut - Dilihat 541 kali
Kita menutup kisah

Secepat inikah pertemuan kita?Aku yang selalu memeluk erat namamu padaNyaKini hanya mampu mengikhlaskanAku yang dulu menjadi tempatmu bersandarMerekatkan cerita dalam ingatanKini hanyal

21/09/2022 10:51 - Oleh SmansaAmfut - Dilihat 530 kali
Upacara Pelantikan OSIS SMA Negeri 1 Amfoang Utara Tahun Pelajaran 2022/2023

Setelah pemilihan Ketua dan wakil OSIS yang dilaksanakan pada 07 September lalu, dalam upacara bendera senin, 19 september kemarin, Kepala SMA Negeri 1 Amfoang Utara melantik pengurus O

21/09/2022 10:32 - Oleh SmansaAmfut - Dilihat 1010 kali
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 1 Amfoang Utara Tahun Pelajaran 2022/2023 berlangsung secara LUBER dan JURDIL

Demokrasi adalah bentuk pemerintahan dimana semua warga negaranya memiliki hak yang sama untuk pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Pada tahun ini SMA Negeri 1 Amfoa

07/09/2022 13:05 - Oleh SmansaAmfut - Dilihat 1775 kali
Pisah Sambut Kepala SMAN 1 Amfoang Utara

Pada senin, 17 januari 2021 kemarin, SMA NEGERI 1 AMFOANG UTARA melakukan kegiatan "Pisah Sambut" atau yang dikenal dengan serah terima kepala sekolah baru. Serah terima ini dilaksanaka

19/01/2022 11:14 - Oleh SmansaAmfut - Dilihat 802 kali
SMAN 1 Amfoang Utara Gelar Upacara Peringati Hari Guru Nasional

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, warga SMA Negeri 1 Amfoang Utara mengadakan upacara tatap muka pada Kamis (25/11/2021) pagi bertempat di halaman sekolah, sebagai tanda uca

26/11/2021 13:25 - Oleh SmansaAmfut - Dilihat 773 kali
SMAN 1 Amfoang Utara Gelar Ibadat Umum

Pada sabtu (20/11/2021) beberapa hari lalu, SMAN 1 Amfoang Utara mengadakan ibadat umum di sekolah. Betempat di ruangan kelas 10 Mia 1 kegiatan ini berlangsung, dihadiri oleh seluruh wa

25/11/2021 05:56 - Oleh SmansaAmfut - Dilihat 814 kali